RSS

KENAPA DIKATAKAN KAFIR

03 Apr

KAFIR ITU APA

Menurut orang umum yang dikatakan orang kafir ialah orang yang tidak mempunyai iman. Ada yang berkata : “Tujuh turunan mereka (orang kafir) itu tidak mempunyai iman”. Perkataan yang demikian itu tidak bisa dipercaya, perkataan yang demikian adalah perkataan yang menyalahi Al Qur-an.

Sebenarnya orang kafir itu bukan orang yang tidak mempunyai iman, sebab jendralnya kafir itu kan Iblis, itu saja masih percaya kepada Alloh dan percaya hari kiyamat. Dalam Al Qur-an diterangkan, Iblis meminta kepada Alloh :
ROBBI FA ANDHIRNII ILAA YAUMI YUB’ATSUUN
Artinya : (Berkata Iblis) Ya Tuhan, tangguhkanlah aku sampai hari kiyamat.

Jadi Iblis saja “Yu`minuuna Billahi Walyaumil Akhir” : Percaya kepada Alloh dan percaya adanya hari kiyamat.

Percaya kepada Alloh dan percaya kepada hari kiyamat itu selalu bergandengan. Seperti dalam Hadits :
MAN KAANA YU`MINU BILLAAHI WALYAUMIL AAKHIRI FALYUKRIM JAAROHU (Alhadits).

Demikian juga dalam Al Qur-an banyak, percaya kepada Alloh itu gandeng percaya kepada yaumil akhir, apa sebab ?
Sebab dua itu adalah inti dari cabangnya iman. Iman mempunyai 79 cabang, dan 79 cabang ini diperas menjadi 6 cabang iman yakni :
1. Percaya kepada Alloh.
2. Percaya kepada kitabnya Alloh.
3. Percaya kepada malaikatnya Alloh.
4. Percaya kepada Rosulnya Alloh.
5. Percaya kepada hari kiyamat.
6. Percaya kepada takdir.
Dan 6 cabang ini diperas lagi menjadi 2, yakni: “Yu`minuuna Billahi Walyaumil Akhir”.

Adapun Iblis yang jendralnya kafir itu juga: “Yu`minuuna Billahi Walyaumil Akhir”. Jadi kalau begitu Iblis itu mukmin apa kafir ?
Iblis itu disebut mukmin, tapi Tuhan menyebut Iblis itu kafir, dalam Al Qur-an :
ABAA WASTAKBARO WAKAANA MINALKAAFIRIIN.

Jadi Tuhan menyebut Iblis itu : “Wakaana Minal Kaafiriin”, tapi dalam ayat yang lain Iblis itu “Yu`minuuna Billahi Walyaumil Akhir”.

Apakah perlunya orang beriman diperintah masuk Islam secara keseluruhan ?

Hal ini kalau diceritakan secara lengkap, apa perlunya orang beriman diperintah masuk Islam, ini akan lama sekali. Dan disini ini akan diceritakan secara garis besarnya saja.

Tujuan yang pertama, orang-orang beriman diperintah masuk Islam ialah supaya orang-orang beriman itu hidup, sebab orang-orang beriman itu masih mati.

Manakah dalilnya yang menerangkan kalau orang Amanu itu masih mati ?

Kalau orang Aamanuu masih mati, apalagi orang Kafaruu maka tambah mati lagi.

Sebagai orang muslim makna hidup haruslah berbeda atau lain dengan makna hidup orang awam.
Dalil yang menerangkan bahwa orang Aamanuu masih mati ini tersebut dalam Al Qur-an surat Al-anfal ayat 24.
YAA AYYUHALLADZIINA AAMAUSTAJIIBUU LILLAAHI WALIRROSUULI IDZAA DA’AAKUM LIMAA YUHYIIKUM
Artinya : Wahai orang-orang Aamanuu sambutlah ajakan Alloh dan ajakan Rosululloh ketika Alloh dan Rosululloh mengajak kamu untuk sesuatu yang dapat menghidupkan kamu.

Jadi diantara tujuannya orang Aamanuu diperintah masuk Islam keseluruhan ialah supaya orang Aamanuu betul-betul menjadi orang-orang yang benar-benar hidup, dalam ayat diatas disebutkan : “Limaa Yuhyiikum”.

Hidup yang bagaimana?
MAKNA HIDUP ITU BERMACAM-MACAM

Sekarang pertanyaan :
– Apakah orang Aamanuu itu tidak hidup ?
– Apakah orang kafir itu tidak hidup ?
– Apakah yang dikehendaki oleh Islam yang dikatakan hidup itu ?

Kalau yang dikatakan hidup itu hidup perkembangan, maka itu adalah hidupnya tumbuh-tumbuhan.

Kalau yang dikatakan hidup itu ditandai oleh keluar masuknya nafas, atau detak jantung, jantungnya itu bergerak, itu alamat hidup, kalau seperti itu maka bukan manusia saja, hewanpun demikian hidupnya. Sapi nafasnya juga keluar masuk, kucing juga sama, kalau seperti itu yang dikatakan hidup maka hal yang demikian adalah hidupnya hewan.

Kalau yang dikatakan hidup adalah selama masih ada hubungannya antara jasmani dan ruhani, maka orang kafir, orang dholim, orang musyrik juga hidup.

Jasmani itu hidup apabila jasmani masih bersandar kepada ruhani. Selama jasmani masih bersandar kepada ruhani maka selama itu jasmani hidup, tapi kalau jasmani sudah ditinggal oleh ruhani, maka jasmani akan mati

Meskipun jasmani tidur terlentang, tapi kalau jasmani belum ditinggal ruhani maka belum dikatakan meninggal / roboh / mati.

Jadi kalau yang dikatakan hidup itu satunya jasmani dengan ruhani, lalu apakah bedanya dengan hidupnya orang kafir ?
Padahal dalam Al Qur-an orang kafir itu disebut mati.
INNAKA LAA TUSMI’ULMAUTA WALAA TUSMI’USHSHUMMADDU’AA-A IDZAA WALLAU MUDBIRIIN.
Artinya : Sesungguhnya kamu (Muhammad) tidak dapat membuat mendengar orang yang mati dan tidak dapat membuat mendengar orang yang tuli ketika orang mati itu tolah-toleh dengan berpaling membelakang.

Kita angan-angan ayat diatas !
Ayat diatas terdapat dalam surat An Naml. Disitu diterangkan orang mati tolah-toleh dengan berjalan mundur itu bagaimana ?

Ini jelaslah bahwa orang kafir itu masih mati. Jadi kalau begitu orang mati itu banyak, bangkai itu banyak, kadang ada mayit yang berpidato, mayit berjualan, mayit bisnis.

Jadi orang kafir itu mati dan begitu juga orang mukminpun juga masih mati. Dan buktinya kalau orang mukmin itu masih mati, maka orang mukmin diperintah untuk menyambut ajakan Alloh dan Rosululloh supaya orang-orang mukmin itu bisa hidup : “Yuhyiikum”.

Lalu yang dimaksud hidup sebagaimana dalam surat Al-Anfal : “Limaa Yuhyiikum” itu hidup yang bagaimana ?

Yang dimaksud hidup disini adalah hidup haqiqi atau hidup haqiqot, yakni bukan sekedar hidup-hidupan saja tapi hidup yang sebenar-benarnya hidup.

Jadi tujuan yang pertama yang pokok, orang mukmin diperintah masuk Islam secara keseluruhan ialah supaya orang mukmin menjadi orang yang hidup dengan sebenar-benarnya hidup atau hidup haqiqi, bukan sekedar hidup-hidupan sebagaimana hidupnya orang kafir. Dan ini adalah nikmat yang besar.
semoga bermanfaat amin
ayo anakku radit dan betsalia teruskan belajarnya nak…biar jadi orang pandai…

About these ads
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 3, 2012 in sepiritual

 

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: