RSS

Tauhid ubudiyah (Kawulo manunggal ing karsane Gusti bukan Manunggaling kawulo gusti)

10 Feb

 

Dari kekeliruan memahami manunggaling kawulo gusti, timbulah kecaman dari orang-orang ahli kuliti (ahli dhohir) bahwa ilmunya itu (ilmu manunggaling kawulo gusti) adalah ilmu garingan (maksudnya ilmu kebatinan) sedangkan pengakuan ahli dhohir ilmu yang dimilikinya adalah ilmu telesan (basahan). Padahal keduanya sama-sama tidak faham (yang garingan tidak faham, yang telesan malah tidak faham).

Sebenarnya ilmu manunggaling kawulo lan gusti itu benar tapi maksudnya bukan demikian. Yang dimaksud Manunggaling kawulo gusti itu bukanlah manunggalnya dzat hamba dengan Dzat Gusti (bukan dzat kawulo lebur kedalam Dzat Gusti atau Dzat Gusti lebur kedalam dzat kawulo). Bila sampai demikian jadilah faham ILHAQ yang mana menurut Ibnu Taimiyyah adalah lebih bahaya dari orang musyrik. Dan itu harus dibasmi, menurut kaum kerasin.

Akhir-akhir ini akan timbul lagi faham yang didominasi oleh fahamnya Ibnu Taimiyyah, Ibnul Qoyyim, Wahabi. Mereka menamakan dirinya juga Ahli sunah wal jama’ah. Entah bagaimana nanti, semuanya rebutan benar. (Sebabnya rebutan benar karena kebenaran belum terpegang, bila telah terpegang tentunya tidak rebutan).

Oleh karena itu maka pendirian kita haruslah kuat, karena kalau tidak kuat akan seperti orang yang membeli himar (dalam kisahnya Luqman waktu mendidik anaknya).

Memang fahamnya tauhid ubudiyah itu manunggaling kawulo lan gusti, tapi yang dimaksudnya itu bukan manunggalnya Dzat melainkan manunggalnya karso, seperti : Gusti memerintahkan sholat – kita lalu sholat, Gusti memerintahkan puasa – kita puasa, Gusti memerintahkan zakat – kita zakat, Alloh melarang sesuatu – kita menjauhinya, Alloh memerintahkan sesuatu – kita mentaatinya. Beginilah yang disebut dengan manunggalnya karso. Dan inilah yang dinamakan Tauhid ubudiyah, yang mana menurut ilmu kalam

phinastika

phinastika

itu adalah manunggaling kawulo lan gusti, maksudnya : Kawulo manunggal ing karsane Gusti.

 

Saran oleh didit phinastika :

Renungkanlah Makna syahadat , di dalam syahadat banyak ilmu yang terkandung di dalamnya, insya allah akan kita bahas di lain kesempatan.

 

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 10, 2011 in sepiritual

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: