RSS

OBAT PENYAKIT HATI

07 Mei

Obat penyakit hati yang ke-empat

Dalam Kitab Al Adzkiya` diatas disebutkan :
WATTADLORRU’U BIS SAHAR.
Artinya : “Dzikir malam dengan tawadlu’ (ndepe-nde- pe) diwaktu sahur”.

Obatnya hati keempat yakni dzikir diwaktu sahur atau diwaktu fajar atau menjelang fajar. Ini tambah berat lagi karena pada waktu itu adalah waktu enak-enaknya orang tidur.

Dzikir malam yakni pada jam 3 sampai jam setengah 4 atau sampai jam 4, pada waktu itu melaksanakan dzikir terus.

Masalah mengamalkan dengan dzikir yang mana, ini terserah kita, apa kita mengamalkan dzikir jahar – Nafi isbat, apa kita mengamalkan dzikir sirri – Ismu Dzat, apa kita mengamalkan dzikir ghoib, itu terserah kita.
Membaca dzikir “Laa ilaaha illallooh” kalau suaranya keras, itu namanya dzikirnya Jahar, sedangkan kalau dzikir “Laa ilaaha illallooh” didalam hati tidak terdengar, itu namanya dzikir Sirri.

Jadi kalau dikeraskan itu namanya dzikir jahar kalau dipelankan sampai tidak terdengar itu namanya dzikir sirri.

Kalau dzikirnya itu “Laa ilaaha illallooh” itu namanya dzikir Nafi Itsbat.
Kalau dzikirnya itu “Alloh – Alloh” itu namanya dzikir Ismu Dzat .
Kalau dzikirnya itu “Hu – Hu – Hu” itu namanya dzikir Ghoib. Sebab Hu itu maknanya Dia, lalu Dia itu siapa ?
Dia itu ghoib, karena Dia itu tidak menyebut namanya, tidak menyebut sifatnya, hanya menyebut DzatNya Dia.
Hu itu ialah :
HUWALLOOHU AHAD, HUWAL AWWALU WAL AAKHIRU, HUWAL HAYYUL QOYYUUMU.

Jadi terserah kita akan berdzikir dengan dzikir yang mana! Boleh kita dzikir Laa ilaaha illalloh sebelum shubuh 3000 x umpamanya, ah kok kebanyakan, ya kalau begitu 2000 x saja, wah 2000 x kok tidak kuat, ya 1000 x, 1000 x tidak kuat ya 500 x, 500 x tidak kuat, ya 120 saja .

Kadang 120 itu ada yang menawar bagaimana kalau 60 x ! maunya mencari yang ringan saja, itu kan untuk mengobati hatinya sendiri, yang mengobati hatinya sendiri itu siapa? kalau tidak dirinya sendiri.

Sebesar-besarnya Ibadah

Besar-besarnya ibadah itu ada dua yaitu dzikir dan syukur. ya cuma ada dua itu, dan menerangkan dua itu yakni dzikir dan syukur memakan waktu yang lama.
– Karena dzikir dan syukur itulah Alloh Ta’ala menciptakan langit dan bumi.
– Karena dzikir dan syukur itulah Alloh Ta’ala menurunkan kietab 104 kitab itu .
– Karena dzikir dan syukur itulah nabi 124.000 diturunkan.
– Karena dzikir dan syukur itulah Alloh Ta’ala mempersiapkan syurga kepada orang yang dzikir dan syukur.

Seandainya tidak ada dzikir dan syukur tidaklah ada alam semesta ini, tidak ada manusia. Jadi karena dzikir dan syukur itulah maka ada manusia, ada alam semesta, ada nabi, ada kitab yang sekian banyaknya itu. Maka dua ini diperintahkan dalam Al Qur-an :
FADZKURUUNII ADZKURKUM WASYKURUULII WALAATAKFURUUN. (Q.S. Al Baqoroh / Ayat 152).
Artinya : “Maka ingatlah kamu semua kepada-Ku, Aku ingat kepadamu, dan bersyukurlah kamu semua kepada-Ku dan janganlah kamu kufur”.

Doa yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rosululloh.

Dua ibadah itu memang berat makanya kita minta pertolongan kepada Alloh Ta’ala supaya bisa dzikir dan syukur sebagaimana doa dari Rosululloh :
ALLOOHUMMA A’INNAA ‘ALAA DZIKRIKA WASYUKRIKA WAHUSNI IBAADATIKA.
Doa diatas adalah satu-satunya doa yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rosululloh. Meskipun hanya satu kali Rosululloh tidak pernah meninggalkan akan doa yang tersebut diatas.

Dzikir dan syukur adalah dua ibadah yang terbesar. Dan bertemunya dua ibadah itulah Majma’al Bahrain yakni bertemunya dua lautan. Kemudian dari dua lautan kemudian timbul dua berlian. Sebagaimana tersebut dalam Al Qur-an :
YAKHRUJU MINHUMAAL LU’LU’U WAL MARJAAN. (Q.S. Ar Rohman / Ayat 22)
Dari keduanya keluar berlian & marjan

Terkadang ada yang berkata : Saya kalau dzikir itu tidak bisa mantap, lalu bagaimana ?
Ya belajar ! Ya dipaksa, meskipun lesan membaca La ilaaha illalloh tetapi dalamnya / hatinya sudah tidak ingat Gusti Alloh itu masih dapat ganjaran / pahala.

Lesan membaca Laa ilaaha illalloh tapi dalamnya / hatinya ingat macam-macam, ingat jualan, itu tidak apa-apa teruskan saja dzikirnya nanti lama-kelamaan ucapan Laa ilaaha illaloh itu masuk mempengaruhi hati sehingga ingatnya kepada macam-maam itu bisa tipis-tipis akhirnya ingat kepada Gusti Alloh.

Jadi ada dari luar beratsar / berbekas kedalam, ada kadang-kadang yang dari dalam beratsar keluar. Jadi walaupun waktu lesan membaca Laa ilaaha illalloh tapi hati kita belum bisa ingat kepada Aloh itu tidak apa-apa diteruskan saja.

Kadang ada yang dzikir jahar sehari semalam 12.000 dengan maksud biar cepat meningkat keimanannya.
: Kalau ingin cepat meningkat keimanannya maka sifat-sifat hati itu belajar dijauhi, jadi tidak cukup dengan ucapan dzikir saja.

Dzikir Laa ilaaha illalloh sampai 1000 tapi setelah lesan mengucap kalimat suci tersebut kemudian lesan dibuat misuh-misuh (bicara yang kotor-kotor), dibuat menghujat orang atau memfitnah orang, itu namanya amalannya dibatalkan sendiri, dapatnya dzikir begitu banyaknya itu tadi sudah habis. Diisi kalimat suci sendiri kemudian dieteh-eteh (dikotori) sendiri, ini tidak bisa disuruh meningkat ke imanannya.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Mei 7, 2012 in sepiritual

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: